Sebagai konsumen kita tentu harus cermat dalam memilih obat atau suplemen. Kita perlu memastikan keaslian produk yang dibeli aman dan tidak dicampur dengan bahan yang berbahaya. Karena jika sembarangan membeli, bisa saja menimbulkan efek samping yang berakibat fatal bagi kesehatan kita. 

Untuk membantu konsumen agar dapat memilih produk dengan benar, maka BPOM mengeluarkan kampanye cek KLIK. Metode cek obat dengan KLIK ini dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan konsumsi produk palsu, tidak resmi, atau yang sudah lewat masa berlakunya.

Apa saja yang perlu diperiksa?

KLIK merupakan singkatan dari Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa. 

Kemasan produk apakah kondisinya masih bagus atau sudah mengalami kerusakan.
Label informasi pada produk apakah isinya detail dan dapat dibaca.
Izin edar BPOM berupa nomor registrasi terdapat pada kemasan.
Kedaluwarsa atau batas waktu konsumsi juga harus diperhatikan tanggalnya.

Keempat hal inilah yang harus selalu kita periksa sebelum membeli obat, suplemen, multivitamin, atau produk lainnya.

Bagaimana cara mengecek BPOM?

Selain cek KLIK, kita juga bisa mengecek keamanan produk secara online melalui laman resmi BPOM. Pemeriksaan BPOM ini dapat dilakukan berdasarkan nomor registrasi, nama, dan merek produk. Berikut ini cara melakukan pengecekan produk yang sudah terdaftar di BPOM.

  1. Buka situs https://cekbpom.pom.go.id/.
  2. Pilih pencarian produk (bisa berdasarkan Nomor Registrasi, Merek, atau Nama Produk).
  3. Masukkan kata kunci yang dicari (Nomor BPOM, Merek, atau Nama Produk)
  4. Tekan ‘Cari’ atau klik ENTER

Hasil pencarian akan memberikan data berupa merek, kemasan, masa berlaku, produsen, tanggal penerbitan nomor registrasi, hingga pendaftar BPOM. Sebaliknya, kalau hasilnya ternyata menunjukkan detail produk lain, berarti produk yang kita cari itu nomor BPOM-nya palsu. Atau lebih parahnya, jika hasilnya menunjukkan ‘data tidak ditemukan’, kemungkinan produk yang dicari belum terdaftar.

Ciri-ciri obat illegal

Adakah ciri-ciri atau tanda jika obat yang beredar itu palsu atau illegal? Tentu ada. Selain cek KLIK, kita juga bisa melihat dari ciri-ciri yang lain seperti:

  1. Tidak memiliki nomor verifikasi registrasi yang benar
  2. Tidak punya izin edar
  3. Nama produsen yang tertera beda dari produsen obat asli
  4. Tampilan kemasan berbeda
  5. Kualitas cetakan lebih pudar
  6. Bentuk huruf pada kotak dus lebih terang
  7. Warna blister (jika ada) lebih gelap dari aslinya

Nah, jika ciri-ciri yang disebutkan tadi ada pada produk obat yang akan kita beli, tandanya obat itu illegal. Kita harus lebih berhati-hati dan bijak dalam membeli produk obat di pasaran.

Ciri-ciri produk asli Liza Herbal International

Maraknya produk ilegal yang memalsukan nomor BPOM dan beredar bebas di pasaran tentu membuat cemas para konsumen saat ingin membeli produk obat-obatan. Namun, Anda tidak perlu khawatir dengan produk herbal yang dijual oleh LHl. Semua produknya sudah terdaftar BPOM, sehingga dijamin aman dan legal untuk dikonsumsi. Anda bisa memastikannya dengan memeriksa langsung melalui laman BPOM seperti cara yang sudah dijelaskan sebelumnya. 

Dan menghindari pembelian produk palsu yang mengatasnamakan LHI, maka beragam produk herbal LHI yang tersebar di seluruh Indonesia dapat dilihat keasliannya lewat ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Di kapsulnya terdapat logo LHI
  2. Pada kemasan terdapat:
    • Gambar halal dan bendera uang proporsional
    • Font (tulisan) khas, jelas, dan terbaca
    • Barcode bisa discan dan tersambung pada link BPOM
  3. Pada tutup botol terdapat logo LHI

Itu dia ciri-ciri produk asli LHI. Jika ingin lebih aman dan pasti, Anda bisa membeli produk LHI lewat official market place atau agen resmi LHI. Bisa juga langsung melalui tim marketing kami. Jadi, jangan khawatir lagi jika ingin membeli produk asli LHI, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed